maidaniipancakedurian.com distributor resmi pancake durian oleh-oleh khas medan

Pendahuluan
Term atau istilah psikologi merupakan istilah yang sangat populer dalam perbendaharaan kata sehari hari. Dalam setiap perbincangan kita sering menggunakan istilah psikologi untuk menggambarkan atau menjelaskan kondisi kehidupan internal seseorang yang terkait dengan perilaku-perilaku kejiwaan seseorang. Hampir semua aspek dan gejala perilaku manusia dapat dikaji dari persepektif psikologi.
Fleksibilas dan luasnya pembahasan psikologi menyebabkan psikologi mempunyai banyak bidang atau bidang kajian. Misalnya psikologi sosial, psikologi klinis, psikologi pendidikan, psikologi industri dan organisasi, psikologi kesehatan dan lain-lain. Luasnya cakupan bidang psikologi inilah yang mendorong lahirnya kajian-kajian baru yang bersifat kontemporer. Karena obyek kajian psikologi adalah perilaku manusia maka pembelajaran terhadap psikologi tidak bisa dilakukan secara mandiri. Artinya untuk mempelajari ilmu psikologi secara holistik dan komprehensif maka peran-peran ilmu lain yang pararel dan se-tema dengan ilmu psikologi harus pula dilibatkan. Misalnya sosiologi, antrpologi dan komunikasi. Dengan kata lain pembelajaran terhadap psikologi harus dilakukan dengan model pendekatan interdisipliner. Pendekatan interdispliner ini akan memberikan pengkayaan terhadap model dan pendekatan psikologi dalam memahami gejala-gejala perilaku manusia. Dalam skema sistematika ilmu pengetahuan, ilmu psikologi digolongkan dalam rumpun ilmu humanistik behavioral, bukan ilmu sosial. Penggolongan ini menempatkan ilmu psikologi sebagai ilmu yang mempunyai spesifikasi khusus sebagai ilmu yang mempelajari tentang kehidupan humanistik behavioralistik secara komprehensif dan holistik. Sebagai konsekwensi atas penempatan yang demikian ini maka ilmu psikologi harus selalu membuka diri untuk menerima intervensi oleh ilmu-ilmu lain guna pengembangan dan pengkayaan ilmu psikologi itu sendiri. Demikian pula halnya ilmuwan atau praktisi psikologi juga harus membuka cakrawala intelektualitasnya untuk menerima pengkayaan ilmu yang bersumber di luar ilmu psikologi. Dengan kata lain egosime sektoral dan disipliner harus mulai ditinggalkan, digantikan dengan semangat kolaboratif menuju model pembelajaran bersama dan kerja sama.

maidaniipancakedurian.com distributor resmi pancake durian oleh-oleh khas medan

BAB II

Manusia Dalam Perspektif Psikologi

Memahami eksistensi manusia
Menurut hakekatnya, manusia adalah merupakan makluk yang bersifat unitas multilplex. Artinya manusia adalah makluk yang berpedikat ganda, yaitu sebagai makluk individual dan makhluk sosial sekaligus makhluk yang berketuhanan. Eksistensi hidup manusia terdiri atas dua entitas tunggal, yaitu jiwa dan raga. Oleh karena itu dalam perspektif filsafat psikologi, manusia ditempatkan sebagai makhluk somatopsychologis yang bersifat loro-lorone atunggal, antara jiwa dan raga tidak bisa dipisahkan, yang satu dengan yang lan saling mempengaruhi. Konsep inilah yang pada akhirnya membawa praktisi psikologi ke dalam pendekatan holistic care dalam memberikan pelayanan dan perawatan psikologis pada kliennya. Konsep ini jugalah yang membawa para psikolog, konselor dan terapis tidak bekerja secara manunggal tetapi bermitra dengan profesi-profesi lain yang pararel dalam arti mengembangkan kerjasama profesional dengan profesi lain seperti dokter, sosiolog, agamawan dan lain sebagainya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s